
Bungo (MAN 2) Pada Rabu, 21 Agustus 2024, pukul 09.00 WIB, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bungo Bapak H. Herman, S.Ag, M.Sy, melakukan kunjungan resmi untuk memberikan pengarahan sekaligus memantau pelaksanaan Assesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di ruang Ujian MAN 2 Bungo. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan bahwa ujian dilaksanakan dengan lancar dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak H. Herman, S.Ag, M.Sy memberikan pengarahan kepada peserta ujian dan pengawas yang bertugas. Ia menyampaikan pentingnya ujian ini sebagai bagian dari evaluasi pendidikan. "Assesmen Nasional ini bukan hanya tentang mengukur kemampuan, tetapi juga merupakan kesempatan bagi kalian untuk menunjukkan kemampuan dan keunggulan kalian dalam literasi membaca," ujarnya. "Saya ingin kalian fokus, juga semangat, dan lakukan yang terbaik. Ini adalah langkah penting dalam perjalanan pendidikan kalian."

Kepala Kemenag juga memastikan bahwa semua fasilitas yang digunakan untuk ujian, termasuk komputer dan perangkat keras lainnya, dalam kondisi optimal. Ia melakukan pengecekan langsung untuk memastikan tidak ada masalah teknis yang dapat mengganggu jalannya ujian.
Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2024 MAN 2 Bungo berlangsung dengan lancar meskipun terdapat beberapa kendala teknis. Kegiatan ini dilaksanakan minggu kemarin pada tanggal 21 s/d 22 Agustus 2024 dengan mata pelajaran Literasi dan Survei Karakter, dilanjutkan dengan mata pelajaran Numerasi dan Survei Lingkungan Belajar. Sebanyak 40 peserta didik dan 5 peserta cadangan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

ANBK di MAN 2 dilaksanakan secara online menggunakan 20 komputer klien dan 1 komputer operator yang ditempatkan di Ruang kelas. Untuk mengakomodasi jumlah peserta, pelaksanaan ANBK dibagi dalam dua sesi per hari.
Ibu Ida Kurniati, S.Sos selaku Proktor, menyampaikan bahwa meskipun pelaksanaan secara umum berjalan lancar, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, salah satu kendala utama yang dihadapi adalah kualitas jaringan internet. Jaringan internet yang tersedia di Madrasah, yaitu wifi satelit BAKTI AKSI dan Telkomsel Bakti, seringkali tidak cukup cepat dan stabil untuk mendukung proses login dan akses sistem ANBK. Untuk mengatasi masalah ini, pihak sekolah memanfaatkan jaringan internet Telkomsel melalui sistem tethering dari handphone yang diletakkan di titik strategis.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala, MAN 2 berhasil menyelesaikan ANBK 2024 dengan aman dan terkendali. Harapan MAN 2 adalah agar ke depannya, fasilitas pendukung seperti jaringan internet dan pasokan Komputer atau Laptop dapat ditingkatkan untuk mendukung pelaksanaan pendidikan yang lebih baik. (YN)
|
185x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...