
Dalam rangka melaksanakan rangkaian kegiatan aktualisasi Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Guru TIK Bapak Tri Yuli Pahtoni, S.Pd dari MAN 2 Bungo berinovasi dengan membuat sistem kedisiplinan secara terpusat berbasis teknologi informasi.
Kegiatan ini merupakan penerapan nyata dari nilai-nilai dasar ASN, yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA). Melalui inovasi ini, Guru TIK berupaya menghadirkan solusi digital yang dapat membantu sekolah dalam menegakkan kedisiplinan peserta didik secara efektif dan efisien.

Sistem kedisiplinan terpusat ini dirancang untuk mengintegrasikan data kehadiran, ketepatan waktu, dan catatan pelanggaran siswa dalam satu platform digital. Dengan sistem tersebut, guru dan wali kelas dapat memantau kedisiplinan siswa secara real-time, sementara pihak madrasah dapat melakukan analisis dan tindak lanjut dengan lebih cepat dan akurat.
Kepala MAN 2 Bungo Ibu Dra. Hj. Masniah, S.Pd menyampaikan apresiasi terhadap inovasi ini. “Kami sangat mendukung pengembangan sistem kedisiplinan digital ini. Langkah ini sejalan dengan upaya madrasah dalam membangun budaya disiplin dan transparansi melalui pemanfaatan teknologi,” ujarnya.
Sementara itu, Bapak Tri Yuli menjelaskan bahwa sistem ini dikembangkan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan mutu manajemen madrasah. “Saya ingin menghadirkan solusi yang tidak hanya membantu proses administrasi, tetapi juga memperkuat karakter dan tanggung jawab siswa melalui sistem yang terukur dan transparan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan aktualisasi Latsar ini, Guru TIK berhasil menggabungkan kompetensi teknologi dengan nilai-nilai ASN, sekaligus memberikan dampak positif terhadap pengelolaan kedisiplinan di lingkungan madrasah.
|
35x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...