
Dampak kabut asap yang menyelimuti wilayah Kabupaten Bungo menyebabkan kegiatan pembelajaran di MAN 2 Bungo dialihkan menjadi sistem Dalam Jaringan (Daring) dari rumah. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat pengabdian para guru dan wali kelas.Terpantau pada hari ini, seluruh wali kelas mulai dari Wali Kelas X sampai dengan Wali Kelas XII tetap masuk ke madrasah.
Mereka melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan ruang kelas masing-masing serta pekarangan dan lingkungan sekitar madrasah. Dalam kolase foto yang diabadikan, terlihat para wali kelas dengan penuh keikhlasan menyapu dedaunan yang berguguran, membersihkan teras kelas, menata tanaman hias di depan kelas, dan memastikan lingkungan tetap bersih dan asri. Mulai dari area taman, lapangan, hingga sudut-sudut kelas tidak luput dari perhatian.
Kepala MAN 2 Bungo, Ibu Dra. Hj. Masniah, S.Pd., menyampaikan bahwa kebijakan siswa belajar daring adalah untuk menjaga kesehatan peserta didik akibat kabut asap, sementara guru, staf TU dan wali kelas tetap masuk untuk memastikan layanan pendidikan dan kebersihan madrasah tetap berjalan.
Kita daringkan siswa demi kesehatan mereka karena kabut asap cukup tebal. Tapi bapak ibu wali kelas tetap masuk, bukan hanya mengajar secara daring dari madrasah, tapi juga memanfaatkan waktu untuk bersih-bersih kelas. Jadi saat nanti kabut asap reda dan siswa kembali tatap muka, kelas sudah bersih, nyaman, dan siap digunakan," ujar Ibu Masniah. Beliau juga mengapresiasi dedikasi para wali kelas X, XI, dan XII yang tetap kompak menjaga kebersihan madrasah meski dalam kondisi tidak ideal.
Aksi ini sekaligus menjadi teladan bagi siswa, bahwa menjaga kebersihan dan keindahan madrasah adalah tanggung jawab bersama dan harus dilakukan dalam kondisi apapun. Diharapkan dengan lingkungan yang bersih, proses pembelajaran akan kembali lebih nyaman saat kondisi udara sudah membaik.
|
15x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...